ST. KOLUMBANUS

( 30-11-2015 )

Kolumbanus lahir di Leinster, Irlandia kira-kira pada tahun 547 (sumber lain 543). Pada masa mudanya, ia mendapat pendidikan yang baik namun ia juga tergoda oleh kegilaan gadis-gadis remaja yang jatuh cinta kepadanya. Untunglah, dalam kegelisahannya itu ia minta nasehat kepada seorang pertapa wanita. Sang pertapa saleh itu menasehati dia agar berani meninggal-kan godaan-godaan itu dengan meninggalkan negeri-nya. Katanya: Engkau kira engkau dapat dengan leluasa menghindari wanita? Ingatlah peristiwa Adam-Hawa, Samson-Delila serta Daud-Bersyeba! Bahkan Si bijak Salomon pun terperosok oleh wanita!" Nasehat ini sungguh menyentuh hatinya lalu ia dengan berani me-mutuskan untuk segera mengundurkan diri dari dunia ramai dan hidup di dalam kesunyian biara yang tertutup dan jauh dari gangguan duniawi.
Awalnya ia pergi ke sebuah biara di Lough Erne, kemudian ke biara besar di Bangor; kemudian ia bersama 12 orang rekannya pergi ke Gaul, Prancis untuk berkarya sebagai misionaris. Di sana mereka disambut dengan baik dan mendapat tempat yang terhormat di dalam hati masyarakat karena mereka menampilkan kekhasan dalam memberi kesaksian cinta kasih Kristiani  di berbagai bidang. Mereka hidup berdasarkan disiplin yang keras; kotbah-kotbah mereka sungguh menarik dan menyentuh hati umat. Cara hidup membiara mereka mampu mengimbangi kekendoran penghayatan hidup iman para rohaniwan dan perselisihan umat yang merata pada zaman itu.
Kolumbanus mendirikan beberapa biara di Eropa yang menjadi pusat keagamaan dan kebudayaan. Namun, seperti para kudus lainnya, ia pun tak luput dari ancaman musuh-musuhnya. Para uskup Prancis ada yang yang tidak senang dengan sikapnya yang terbuka dan terus terang mempertahankan adat istiadat Irlandia. Ia tak segan-segan menghukum raja-raja yang menjalankan concubinat (beristri dua). Oleh karena pertentangan itu Kolumbanus diperintahkan untuk kembali ke Irlandia. Dalam perjalanan pulang itu, perahu yang ditumpangi-nya diterpa angin ribut dan terdampar lagi di Eropa, di Italia. Di sana ia diterima dengan baik oleh Raja Lombardia dan diperkenankan berkarya di sana.
Pada tahun-tahun terakhir hidupnya, ia mendirikan sebuah biara di Bobbio. Di Biara itulah ia menemui ajalnya pada tanggal 23 November 615. Kolumbanus meninggal-kan banyak tulisan antara lain: traktat tentang penebus-an untuk melawan Arianisme; kotbah-kotbah; puisi dan aturan hidup membiara. Biara Bobbio menjadi tersohor namanya sebagai pusat hidup membiara di Eropa sampai abad 15. Selama abad pertengahan perpustakaannya adalah perpustakaan yang terbagus di kalangan dunia Kristen. Setelah sekitar 1200 tahun berjalan, biaranya ditindas oleh Pemerintahan Prancis yang korup pada tahun 1803. Pesta nama St. Kolumbanus diperingati setiap 23 November. (Ursula)